"Partai Demokrat bukan mendukung tapi kami mendorong BUMN makin bersih profesional, produktif, tidak perlu direcoki urusan tidak profesional," jelas Anas di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Anas yang kini berkepala plontos ini menjelaskan, dirinya belum mendapat laporan soal kasus anggota DPR pemalak itu. Tapi pastinya, pimpinan Fraksi Demokrat proaktif dalam menangani kasus ini.
"Ya laporannya belum ada, saya tunggu dulu apakah betul atau tidak. Kalau betul seperti apa," tuturnya.
Dahlan Iskan pagi tadi menemui BK DPR. Dahlan menyerahkan 2 nama anggota DPR pemalak. Nantinya, Dahlan berturut-turut akan menyerahkan sejumlah nama lainnya.
(ndr/mrd)











































