9 Truk Angkut Sampah dari Pelabuhan Tanjung Priok Setiap Hari

9 Truk Angkut Sampah dari Pelabuhan Tanjung Priok Setiap Hari

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 05 Nov 2012 14:12 WIB
9 Truk Angkut Sampah dari Pelabuhan Tanjung Priok Setiap Hari
Jakarta - Sampah masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Jakarta, termasuk di terminal transportasi massal. Seperti di pelabuhan Tanjung Priok, petugas dari Dinas Kebersihan mengangkut sampah sebanyak 9 truk setiap harinya dari pelabuhan di kawasan Jakarta Utara tersebut.

"Jumlah sampah per hari 90 kubik, 9 truk per hari. Penampungan sampah ada 19," ujar Kepala Operasional Pelabuhan Tanjung Priok, Sahat Simatupang, Senin (5/11/2012).

Hal itu dikatakannya kepada Menhub EE Mangindaan yang melakukan kunjungan ke terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok siang ini. Kunjungan tersebut dalam rangka Indonesia Bersih. Sebelum ke Pelabuhan Tanjung Priok, rombongan EE Mangindaan juga melakukan sidak di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Setelah selesai di Pelabuhan Tanjung Priok, saat ini EE Mangindaan menuju terminal bus Kalideres, Jakarta Barat, untuk melakukan sidak serupa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sahat mengatakan sampah yang ada di pelabuhan berasal dari darat dan laut. Namun kebanyakan sampah yang berasal dari darat merupakan sampah rumah tangga.

"Kalau dulu banyak yang aneh-aneh, seperti ada kursi, bangku, kasur dan sebagainya. Sekarang sudah berkurang," tuturnya.

Untuk terus meningkatkan kebersihan di lingkungan pelabuhan, Sahat mengatakan pihaknya terus melakukan pembersihan. Pihak pelabuhan, menurutnya, juga terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan pelabuhan.

"Perlu kami informasikan kita sudah mulai melakukan pembersihan. Saat ini Pos 1 sedang dilakukan perbaikan. Kita harus memperkuat jalan di sekitar pelabuhan. Kita mengingatkan masyarakat untuk masalah pembuangan sampah. Kita sediakan tempat sampah di seluruh pelabuhan. Kita juga memberikan arahan bahwa pelabuhan harus sehat. Kami juga bekerjasama denan KLH untuk pengelolaan sampah," tuturnya.

(rmd/nrl)


Berita Terkait