Kartu Pos Bergambar Mega, KPU Tunggu Rekomendasi Panwas
Rabu, 15 Sep 2004 12:01 WIB
Jakarta - KPU menunggu rekomendasi dari Panwas Pemilu berkaitan dengan beredarnya kartu pos bergambar Mega di Jakarta dan Makassar yang disinyalir sebagai kampanye terselubung.Pasalnya, kartu pos bergambar Mega itu diperkirakan beredar sejak dua minggu lalu sebelum masa kampanye Pilpres putaran dua pada 14-16 September 2004.Kartu pos yang beredar di Makassar bergambar Mega sedang bersalaman dengan anak sekolah dasar. Sedangkan kartu pos yang beredar di Jakarta bergambar Mega sedang bersama seorang pengungsi perempuan."Ini masalah substansinya berkaitan dengan pasal tentang kampanye di luar masa kampanye. Secara legal harus diperoses dulu di Panwas," kata Ketua Pokja Kampanye KPU Hamid Awaluddin menjawab pertanyaan wartawan di Kantor KPU jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Rabu (15/9/2004).KPU, lanjut dia, memberikan kewenangan penuh kepada Panwas untuk memproses temuan itu, apakah masuk pidana atau administrasi. Pihaknya akan menunggu proses dari Panwas."KPU akan berpegang pada aturan yang telah ditentukan. Kita tegas pada aturan main. Tapi kita harus menunggu dari teman-teman Panwas," ujar Hamid.
(sss/)











































