KPU Verifikasi PKS, Presiden dan Sekjen ke Luar Negeri

KPU Verifikasi PKS, Presiden dan Sekjen ke Luar Negeri

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 05 Nov 2012 12:45 WIB
Jakarta - KPU mengadakan verifikasi faktual terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. KPU tidak bisa bertemu dengan Presiden PKS Luthfi Hasan dan Sekjen PKS Anis Matta karena sedang ke luar negeri.

Komisioner KPU Ida Budiarti, Senin (5/11/2012), mengatakan ada tiga variabel yang diperiksa KPU yaitu pengurus inti yang terdiri dari Ketua Umum Partai, Sekjen dan Bendahara Umum, kedua tentang keterwakilan perempuan 30 persen dan ketiga tentang kepemilikan kantor.

"Dari tiga variabel ini kami sudah mencocokkan, dua variabel dan sudah sesuai antara dokumen administrasi dengan faktualnya, tinggal menyisakan pertemuan dengan Presiden dan Sekjen PKS pada masa perbaikan 18-24 November mendatang," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ida mengatakan, Presiden PKS dan Sekjen PKS saat ini sedang berada di luar negeri. "Kami percaya Presiden PKS dan Sekjen PKS itu ada cuma waktunya saja yang belum cocok, jadi Presiden dan Sekjennya sedang ke luar negeri," katanya.

Sedangkan Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman bisa ditemui tim KPU meski telat datang sekitar 10 menit. Saat verifikasi itu tim KPU juga sempat memeriksa kartu tanda anggota milik anggota PKS yang hadir di kantor PKS itu. Ada sekitar 50 kartu yang diperiksa tim KPU.

Sementara itu, Ketua Pemenangan Pemilu PKS Syahfan Badri mengatakan, Luthfi Hasan dan Anis Matta sudah menjadwalkan pergi ke luar negeri sejak tiga bulan lalu. Sedangkan pemberitahuan kedatangan tim verifikasi baru tiga hari yang lalu.

"Sejak tiga bulan lalu sudah terjadwal harus kunjungan ke luar negeri sementara konfirmasi kehadiran tim KPU baru kita terima tiga hari lalu sehingga beliau berdua sudah terlanjur ke luar negeri," katanya.

Saat melakukan verifikasi di PPP, tim KPU juga tidak bisa bertemu dengan Ketua Umum Suryadharma Ali. Surya masih di Arab Saudi untuk memantau operasi pemulangan jamaah haji.

(nal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini