Bus yang membawa rombongan mahasiwa kedokteran yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kedokteran Muslim Indonesia mengalami kecelakaan di Baturaden. Seluruh korban luka-luka saat ini dirawat di Rumah Sakit DKT Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.
Dari sumber data yang dikumpulkan di Rumah Sakit DKT, korban luka-luka yang dirawat adalah;
Rawat Jalan (luka ringan)
1. Putri Sivia (19), Ujungur, Padang
2. A Lukma H (20), Sidioarjo, Celep RT 11/4
3. Febri A Riyadi (20), Sinabang, Sukamaju, Simeulue Timur
4. Ahmad Mansur (21), Bontang, Jalan Sutan Syahrir Gang Sate Tanjung Laut Indah.
5. Davira Az Zahra (19), Jalan Sunan kalijaga Perum Mutiara Pratama Berkoh, Banyumas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu korban, Ahmad Mansur, mahasiswa semester 3 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, kejadian terjadi dengan cepat. Saat kejadian, suasana di dalam bus panik luar biasa.
"Saat itu saya duduk pada bagian belakang, tiba-tiba mahasiswi menjerit histeris , teriak-teriak semua akibat terbanting dan terbentur lalu berhenti, sementara saya luka pada bagian kaki," kata Mansur kepada wartawan, Minggu (4/11/2012).
Menurut dia, saat itu ada sekitar 50 mahasiswa di dalam bus yang ikut dalam acara di Baturaden dan hampir semua terluka.
"Berangkat dari kampus pusat Universitas Jenderal Soedirman siang hari berkeliling ke lokawisata Baturaden, setelah berkeliling kami turun dan terjadi kecelakaan," jelasnya.
Sementara itu menurut Pembantu Dekan (PD) 3 FKIK Unsoed, Bambang Haryadi, para mahasiswa dan mahasiswi yang berada di bus tersebut akan melakukan kegiatan City Tour. Kegiatan yang dilakukan usai acara Seminar Nasional selama tiga hari sejak 2-4 November 2012 yang digelar oleh UKKI Fakultas Kedokteran Unsoed di Gedung Roediro Unsoed. Setelah usai itu, mereka berkeliling ke Baturaden.
"Bus yang terlibat kecelakaan itu sedang berkegiatan city tour menuju ke Baturaden usai seminar selesai," kata Bambang.
(arb/mok)










































