"Lolosnya Hambalang ada juga peran DPR. Pertama apakah DPR tidak punya peran meloloskan, kedua proses pengajuan ke Menkeu," kata Burhanudin saat diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (3/11/2012).
Burhanudin melanjutkan, kejanggalan yang dilakukan oleh DPR adalah meloloskan proyek pembangunan pusat pendidikan pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) tersebut tanpa adanya tanda tangan dari Menpora Andi Mallarangeng. Sebagaimana dimaksud, tanda tangan yang tertera dalam dokumen tersebut berasal dari Wafid Muharam selaku Sesmenpora.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan hal itu perlu dituntaskan. Selain itu, dalam proyek ini, lanjut Burhan, masih susah mencari siapa dalang utamanya.
"Menurut saya hal-hal ini perlu dituntaskan," jelas direktur LSI ini.
(rvk/gah)











































