Fadel Nilai Sri Mulyani Tak Cocok dengan Ical karena Neolib

Fadel Nilai Sri Mulyani Tak Cocok dengan Ical karena Neolib

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 02 Nov 2012 20:54 WIB
Fadel Nilai Sri Mulyani Tak Cocok dengan Ical karena Neolib
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Fadel Muhammad, menanggapi isu Sri Mulyani sebagai cawapres mendampingi capres Aburizal Bakrie di Pilpres 2014 mendatang. Menurutnya, Sri Mulyani yang berkarakter neoliberal tidak cocok dengan Aburizal Bakrie.

Hal ini disampaikan Fadel usai acara Pernyataan Politik Rampimnas IV Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (2/11/2012).

"Saya kira Sri Mulyani itu seorang yang pintar dan cerdas, tapi dia berbeda aliran politik dengan kita-kita, saya, dan Pak Aburizal Bakrie. Saya kira belum tentu kita akan terima dia. Dia kan pilihan-pilihannya neolib," kata Fadel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fadel kembali menyinggung Sri Mulyani ketika mengafirmasi pernyataan politik Golkar yang disampaikan Ketua DPP Golkar, Firman Subagyo. Firman mengatakan bahwa Golkar menghendaki ekonomi Indonesia lebih berkeadilan. Fadel mencontohkan dalam hal ketahanan pangan.

"Rezim di negeri kita ini ada dua di kabinet, rezim pertama berpikir pengadaan pangan yang penting rakyat terpenuhi, perkara dari mana adanya itu soal kedua. Ini orang-orang yang neolib, ya Mari Pangestu, Sri Mulyani. Pemikiran kedua, pangan wajib ada tapi harus dalam negeri yang mengadakannya. Kenapa bangsa kita nggak mampu?" ujar Fadel secara retoris.

Sebelumnya, Ical mengatakan bahwa ada yang mengusulkan Sri Mulyani untuk menjadi cawapres mendampingi dirinya. "Sudah ada yang mengusulkan (Sri Mulyani)," kata Ical usai membuka Rapimnas IV Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (29/10/2012).

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini