Informasi yang dihimpun detikcom, pembacokan yang menggegerkan warga Bireun itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, Jumat (2/11/2012). Saat itu, suasana di pasar tengah ramai-ramainya.
Tak diketahui asalnya, pria kurang waras itu mengambil sebilah parang di salah satu kios pasar dan mengamuk. Dia membacok membabi buta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban luka masing-masing bernama Sulaiman Maksyam (50), warga Desa Samuti, terluka di bagian tangan, M. Yunus, (55) warga Desa Gergok, terluka di bagian bahu sebelah kiri, punggung dan dagu.
Korban lainnya, Saiful Bahri (27), warga Desa Gergok, mengalami luka sobek di bagian dada kanan dan kiri, dan Azhari Idris(38), warga Desa Blang Gurun, terluka di bagian punggung belakang sebelah kanan.
"Karena kondisi alat medis yang belum memadai, tiga dari empat orang korban yang mengalami luka sobekan harus dirujuk ke RS Fauziah Bireun dan RS Kesrem Lhokseumawe untuk mendapat perawatan secara intensif," kata Kelapa Puskesmas Gandapura, dr Darmawanti, saat dihubungi detikcom, Jumat (2/11/2012).
Sementara itu, Kapolsek Gandapura Iptu Aji Wisa Paryogo menyebutkan, insiden tersebut membuat suasana histeris di pasar Keude Geurgok. "Pelaku atas nama Jamaluddin (30). Warga Gandapura itu diduga kurang waras. Kini diamankan di Mapolres Bireuen untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.
"Kami akan berkoordinasi dengan pihak RS Banda Aceh untuk memastikan apakah pelaku benar-benar kurang waras atau tidak," ungkap Aji saat dihubungi detikcom.
(/)











































