5 Bahasa 'Gado-gado' Jokowi

Hari ke-18 Jokowi

5 Bahasa 'Gado-gado' Jokowi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 02 Nov 2012 15:12 WIB
5 Bahasa Gado-gado Jokowi
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak pelit memberikan pernyataan seputar sepak terjangnya. Ia terkadang berdialek dengan aneka bahasa daerah.

Berikut bahasa-bahasa yang digunakan Jokowi:

1. Jokowi: PKL Jangan Semau Gue

Jokowi pertama kalinya terdengar berdialek Betawi saat menyoroti masalah pedagang kaki lima. Ia ingin membangun Pasar PKL tahun 2013. PKL bakal ditata dan ditertibkan.

Menurut dia, PKL akan diberi solusi, jalan keluar, ruang maupun tempat.

"Tetapi juga jangan semau gue karena tidak boleh berdagang semaunya karena kota ini kan ada aturannya," imbau Jokowi usai apel pagi bersama ribuan personel Satpol PP di Monas, Jakarta, pada Kamis 1 November 2012.

2. Jokowi: Opo iki...opo iki

Jokowi kerap menyisipkan bahasa Jawa saat berdialog. Mantan Wali Kota Solo ini sangat santun, dan kalem saat berbicara.

Jokowi mendapat sambutan bak artis beken saat sowan ke Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Puluhan wartawan mengabadikan gambar Jokowi saat menginjakkan kaki di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (31/10/2012).

"Opo iki...opo iki," kata Jokowi sambil tersenyum saat dijepret pewarta foto.

Jokowi juga berdialek Jawa saat mengomentari demo buruh di depan Balai Kota. Ia kaget dengan aksi buruh yang menuntut penetapan upah minimum provinsi (UMP).

"Yo wis, ini kan mau dibicarakan," ucap Jokowi soal tuntutan upah buruh sambil masuk ke mobilnya.

3. Jokowi Pasrah Dipanggil Bang atau Pakde

Jokowi tidak mempermasalahkan disebut dengan panggilan apapun oleh warga Ibukota, asalkan ada Jokowi.

"Terserah mau panggil saya Pakde, mau panggil saya Bang, mau panggil saya Mas, mau Pak. Mau apa saja yang paling penting Jokowi," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo saat di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2012).

4. Jokowi bilang 'anu-anulah'

Jokowi meninjau ulang proyek MRT dengan mendengarkan lagi pemaparan PT MRTJ pada 30 Oktober.

Wartawan kemudian bertanya, setelah mendengarkan pemaparan tadi, menurut Anda sudah feasible belum?

"Kalau saya nggak usah yang anu-anulah, lihat yang sudah jalan saja. Kenapa (MRT) tempatmu jalan, kenapa yang ini kolaps, kenapa nggak bisa jalan," jawabnya.

5. Jokowi dari Wejangan ke Wedangan

Jokowi ikut mengomentari soal Pilgub Jabar usai bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (31/10/2012).

Jangan-jangan ada wejangan ke Pak Heryawan? "Kok wejangan ini, bagaimana. Bukan wejangan, tapi wedangan. Minum bareng tadi," seloroh Jokowi kepada wartawan.
Halaman 2 dari 6
(aan/nrl)


Berita Terkait