Polisi masih menelusuri motif penculikan bayi berusia 2 hari di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku yang berstatus mahasiswi dan belum menikah tersebut mengaku pernah hamil dan ingin pamer ke orangtua.
"Dari keterangannya, pelaku mengaku menculik bayi untuk memperlihatkan ke orangtuanya yang datang dari Alor ke Makassar. 10 Bulan lalu, pelaku pernah hamil dan kabur ke Makassar," ujar kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Himawan Sugeha, saat dihubungi detikcom, Jumat (2/11/2012).
Himawan menjelaskan, polisi tidak langsung mempercayai pengakuan pelaku. Polisi masih terus memeriksanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku merupakan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. Ia ditangkap di rumah kos, Jalan Manuruki II lorong 4A. No 55, Makassar, Jumat (2/11/2012), sekitar pukul 01.00 WITA.
Jejak pelaku terendus setelah pihak rumah sakit menemukan tas pelaku yang berisi tanda pengenal, blangko pembayaran SPP, dan beberapa simcard selular yang tertinggal di belakang gedung Kardiografi RS Wahidin. Berbekal 'barang bukti' itu, tim yang terdiri dari pihak rumah sakit dan anggota Polsek Tamalanrea berhasil mengendus tempat bayi disembunyikan. Pada pukul 16.30 WITA, Kamis (1/11) kemarin, bayi mungil seberat 3,1 kilogram itu dijemput dan langsung dibawa ke RS Wahidin, tempat orangtuanya dirawat setelah melahirkan secara cesar.
(trw/nrl)










































