Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis (01/11/2012), warga yang menyerang itu berasal dari Desa Pulau Beruang, Desa Penyandingan, dan Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tulung Selapan OKI. Kondisi kantor polisi itu pun nyaris rata dengan tanah. Namun, tak ada korban jiwa baik dari kepolisian maupun warga.
Mereka kesal lantaran pihak polisi kerap melakukan razia terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Polsek Tulung Selapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga menjadi emosi, sebab polisi meminta uang tebusan serta meminta kelengkapan surat tanda bukti kendaraan.
Maka, pada Rabu (31/10/2012) malam, massa di tiga desa meminta 4 orang yang ditahan dilepaskan. Kemudian warga merusak kantor Polsek itu hingga nyaris rata dengan tanah.
Pada Kamis (01/11/2012) pagi tadi, Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk mendatangi Polsek Tulung Selapan, untuk mengecek secara langsung apa yang sebenarnya terjadi. Menurutnya, situasi sudah kondusif sementara kaca-kaca Mapolsek yang pecah sudah diperbaiki, kemudian aktivitas Mapolsek sudah berjalan seperti biasa.
”Pak Kapolres sudah ke lokasi mengecek TKP. Situasinya sudah kondusif, emosi warga sesaat dan sudah diselesaikan. Empat warga yang ditahan sudah dibebaskan dengan jaminan serta kesepakatan,” kata Wakapolres OKI Kompol Indra Duaman didampingi Kabag Ops Kompol Taswin, kepada wartawan.
(tw/mad)











































