"Saya membaca komentar yang mengatakan masa menteri nggak tahu. Menteri tahu tentang proyek dan programnya, tetapi tentang penyimpangannya tidak," ujar Menpora Andi Mallarangeng saat memberi keterangan di Gedung Menpora, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Oleh karenanya menurut Andi, ia menghormati langkah BPK yang mengaudit proyek di Kementeriannya. Ia berharap dari audit laporan BPK itu bisa menunjukkan siapa yang bersalah dan tidak.
"Makanya ada audit BPK, kami menghargai apapun hasilnya dan yang sedang dilakukan KPK supaya segera tuntas dan jelas siapa yang salah bisa bertanggungjawab secara hukum," ungkapnya.
Soal materi dari hasil laporan BPK, Andi menyatakan baru mendapat hasil audit investigasi BPK itu sekitar pukul 18.00 WIB. Sehingga pihaknya tidak bisa memberi komentar hal-hal terkait substansi materi laporan BPK karena belum dibaca.
"Hasil audit BPK baru kami terima 5 menit yang lalu (pukul 18.00 WIB). Kita hormati lembaga yang punya kewenangan untuk menindaklanjuti sampai selesai. Hasil audit ini yang kita terima," ucap politisi partai Demokrat itu.
"Kita hormati apa yang menjadi tugas BPK. Saya siap bekerjasama penuh dalam audit BPK ini. Kita berikan kepada lembaga yang berwenang untuk menyampaikan situasi dan duduk perkaranya secara jelas," imbuhnya.
(/rmd)











































