Hatta Ali Nyatakan Anggaran Rakernas MA Tak Sampai Rp 5 M

Hatta Ali Nyatakan Anggaran Rakernas MA Tak Sampai Rp 5 M

Asrar Yusuf - detikNews
Kamis, 01 Nov 2012 15:35 WIB
Jakarta - Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Mahkamah Agung (Rakernas MA) di Hotel Peninsula Manado berakhir siang ini. Ketua MA, M Hatta Ali membantah anggaran Rakernas mencapai Rp 25 miliar.

"Mana ada dana sebesar itu, kita (MA) tidak sekaya itu, jadi tidak mungkin," kata Hatta Ali kepada wartawan di Hotel Peninsula, Manado, Kamis (1/11/2012).

Hatta Ali tidak merinci seberapa besar anggaran yang dihabiskan untuk rapat dua ribuan peserta sejak 28 Oktober 2012 lalu. Berdasarkan informasi yang didapat dari pembicaraan beberapa peserta, anggaran yang digelontorkan untuk menggelar perhelatan akbar ini mencapai Rp 25 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangankan yang di depan, ekornya saja tidak nyampe, tidak sebesar itulah," tandas alumnus FH Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini.

Dalam sambutan pidato penutupannya, mantan Ketua Muda MA Bidang Pengawasan ini mengharapkan hasil rapat jangan sampai berhenti dalam Rakernas 2012 ini. Sebab hasil pertemuan akbar ini harus menetes di titik terbawah tingkat pengadilan dan arus dipahami oleh semua hakim, panitera,dan staf.

"Topik-topik yang ada harus ditelaah dan dianalisis dan didistribusikan ke pihak-pihak yang terkait," pinta Hatta.

Hatta Ali meminta para peserta membuat timeline dan adakan monitoring dan evaluasi sehingga pelaksanaaannya sesuai harapan. Rakernas adalah jalan terpenting dalam menyatukan visi dan misi sebab Rakernas adalah contoh luar biasa dalam transfer of knowledge. Oleh sebab itu hasil Rakernas harus dipahami dari titik nol badan peradilan hingga titik teratas peradilan.

"Sepulangnya dari Rakernas ini semua peserta memiliki tugas untuk mengawasi seluruh kesepakatan. Semua peserta harus menjaga amanat dan kepercayaan negara yang telah dimandatkan dalam bentuk kesejahteraan," ujarnya.

Pria asal Sulawesi Selatan ini juga berpesan kepada seluruh hakim agar bisa menjadi manusia yang hidup untuk memanusiakan orang lain.

"Saya berharap kita semua bisa meneladani slogan kota Manado 'i tou timou tumou tou' yang artinya manusia hidup untuk memanusiakan orang lain," tutup Hatta.

(asp/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini