"Jelas kami disandera oleh Andi (Mallarangeng) dengan adanya masalah ini dan berita lain. Aku nggak sepakat kalau ada yang mengatakan Partai tidak tersandera, jelas ini jadi beban," kata politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul, saat dihubungi, Kamis (1/11/2012).
Ruhut menyatakan satu suara dengan anggota Dewan Pembina PD Hayono Isman yang mengatakan Andi Mallarangeng menjadi beban Partai Demokrat. Menurutnya, keterlibatan Menpora yang juga politisi Partai Demokrat itu harus diselesaikan segera oleh KPK atau penegak hukum lain agar tak lagi jadi beban Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut menjelaskan KPK bisa mengklarifikasi keterlibatan Andi Mallarangeng melalui hasil audit investigasi BPK maupun dari informasi dan fakta persidangan yang ada.
"Apabila sudah didukung informasi dan dua alat bukti yang cukup seperti laporan BPK ya sesegera mungkin (diperiksa), karena kami tidak mau tersandera. Kalau ada dua alat bukti silakan aja," ucapnya.
"Lembaga yang berwenang untuk selesaikan ya selesaikan, kalau dari kami ada AD/ART kalau jadi tersangka harus non-aktif. Kan aturannya begitu kalau tersangka harus non-aktif. Jadi bagaimana KPK, polisi kejaksaan saja (yang menegaskan status Menpora), kami parpol bukan BPK, KPK, polisi atau kejaksaan," lanjut Ruhut.
(iqb/rmd)











































