Kunjungan SBY di Inggris Diwarnai Unjuk Rasa Memperjuangkan Papua

- detikNews
Kamis, 01 Nov 2012 06:08 WIB
Presiden SBY & Ratu Elizabeth II (Daily Mail/PA)
London, - Kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Inggris disambut oleh aksi unjuk rasa oleh sekelompok orang. Puluhan demonstran menuding adanya pelanggaran HAM oleh pemerintahan SBY terhadap kelompok tertentu di Papua Barat.

Sekitar 50 orang berkumpul di luar kantor Perdana Menteri Inggris David Cameron yang terletak di Downing Street, London, Inggris. Mereka membawa sejumlah poster yang berisi seruan protes mereka sembari mengibarkan bendera Papua Barat. Salah satu poster berbunyi "SBY. Stop killing Papuans".

"Papua Barat ditahan, disiksa, dan dibunuh dan yang dilakukan pemerintah Inggris dan seluruh negara Uni Eropa justru mendukung pemerintahannya (SBY) - mereka melakukan itu hanya demi uang," teriak salah seorang demonstran bernama Nal Pattinama seperti dilansir Reuters, Rabu (31/10/2012).

Para demonstran ini sebagian merupakan aktivis HAM dan sebagai merupakan anggota LSM HAM seperti Survival International, Amensty International, dan LSM asal Indonesia. Mereka juga mengkirtisi pemerintah Inggris karena dianggap memanfaatkan hubungan perdagangan komersial dengan Indonesia sembari mengabaikan hak-hak kaum minoritas di negeri tersebut.

"Sangat memuakkan bahwa seseorang berjalan menuju Istana dan bendera Indonesia dikibarkan sebagai bentuk dukungan pemerintah kita terhadap Indonesia," tutur demonstran lainnya bernama Bob Corn.

Yang juga menarik, para demonstran ini mengenakan topeng-topeng Halloween yang seram dan juga menggambari wajah mereka dengan cat. Sembari melambai-lambaikan poster yang isinya menyerukan pembebasan tahanan politik Papua yang ditahan karena memperjuangkan kemerdekaan dari Indonesia.

Pemerintah maupun militer Indonesia berulang kali dikritik atas tudingan pelanggaan HAM di Papua Barat. Indonesia dianggap negara dengan perkembangan ekonomi tercepat di dunia dan negara yang paling demokratis di kawasan Asia Tenggara, namun ternyata militernya masih melakukan pengekangan di Papua yang menjadi sumber tambang emas terbesar di dunia.

Pada Rabu (31/10) siang waktu setempat, Presiden SBY memulai kunjungannya di Inggris dengan mendapat sambutan langsung dari Ratu Elizabeth II. Dengan didampingi Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II mendampingi Presiden SBY dan Ibu Ani yang menaiki kereta kuda kehormatan.

Presiden SBY mendapat kehormatan mengikuti Horse Guards Parade, sebuah parade besar-besar di wilayah pusat London. Parade ini dilakukan menuju Buckingham Palace, yang akan menjadi tempat tinggal Presiden SBY dan Ibu Ani selama kunjungan 3 hari di Inggris. Dalam parade ini, Presiden SBY juga melakukan inspeksi terhadap pasukan berseragam merah dan bertopi kulit beruang, dengan diiringi 41 kali tembakan militer dan alunan lagu Indonesia Raya yang dimainkan oleh band resimen.

(nvc/fjp)