Sangat disayangkan sejumlah anggota dewan saat ini justru menyerang menteri BUMN Dahlan Iskan yang mengaku mengantongi 10 nama anggota DPR pemeras BUMN. Politisi Senayan juga semakin marah kepada Dahlan lantaran beredarnya SMS gelap yang berisi inisial anggota DPR pemeras BUMN.
Namun tak sedikit juga anggota DPR juga mulai mengeluhkan sikap rekan-rekannya yang reaktif dan terus menyerang Dahlan Iskan dan melempar kalimat sindiran 'kalau bersih, kenapa risih'. Dorongan agar Dahlan Iskan mengungkap nama-nama anggota DPR pemeras anggaran di depan Badan Kehormatan DPR pun kian menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daripada menunggu Pak Dahlan menari-nari dan bernyanyi tentang nama-nama anggota DPR, lebih baik anggota dewan secara ksatria dan jantan saja tunjuk diri sebagai orang yang bertanggungjawab," kata Uchok, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (31/10/2012).
Fitra memang salah satu LSM yang terus mengawasi peta penganggaran di DPR. Fitra beberapa kali juga merilis data dugaan penyelewengan pembahasan anggaran di DPR, hingga pemborosan perjalanan dinas DPR ke luar negeri. Menurut Uchok, sudah saatnya DPR berbenah diri. Mereka yang selama ini memeras BUMN harus menjadi whistleblower untuk mengungkap dan memperbaiki kerusakan sistemik di DPR.
"Menjadi whistleblower untuk membersihkan DPR dari tukang palak BUMN," tegasnya.
(van/ndr)











































