"Waktu baru masuk pernah dikasih duit oleh ketua tapi sudah almarhum," ujar Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Ahok mengatakan saat itu dirinya ditawari uang sebanyak Rp 10-15 juta. Menurut Ahok, saat itu tidak ada alasan jelas mengapa uang itu diberikan kepadanya.
"Alasannya ya bagi-bagi uang. Saya anggap kalau nggak ada pajak dan nggak resmi ya saya curiga. Saya tolak dan sejak itu ya nggak ada kasih tahu saya (lagi) soal gituan," ungkapnya.
Β
Sejauh ini Ahok belum mendengar soal adanya upeti dari oknum DPRD kepada Pemprov DKI atau sebaliknya. "Belum, nggak usah ada upeti juga sudah kaya-kaya," jawabnya.
Soal kongkalikong anggaran antara pemerintah dan DPR sudah disampaikan oleh Presiden SBY. Hal tersebut harus segera dihentikan dan dicegah agar tak terulang lagi. Seskab Dipo Alam pun sudah mengirim surat edaran pada jajaran kementerian dan pemerintahan agar menolak setiap bentuk permintaan jatah dari oknum-oknum Dewan.
(mel/mad)











































