Prabowo Incar Puan, PDIP: Target Kami Capres!

Prabowo Incar Puan, PDIP: Target Kami Capres!

Danu Mahardika - detikNews
Rabu, 31 Okt 2012 11:38 WIB
Prabowo Incar Puan, PDIP: Target Kami Capres!
Jakarta - Masa depan koalisi PDI Perjuangan (PDIP)-Gerindra di Pilpres 2014 semakin rumit. Saat capres Gerindra Prabowo Subianto melirik Puan Maharani menjadi kandidat cawapresnya, PDIP menolak. Maaf jenderal, target PDIP capres 2014.

Nama Puan Maharani memang masuk dalam daftar kandidat capres Prabowo bersama beberapa nama lain seperti Dahlan Iskan, dan Sri Mulyani. Nama Mahfud MD, Ketua PBNU Said Aqil Siroj, dan Ketum PAN Hatta Rajasa juga masuk dalam kandidat cawapres alternatif Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut.

Namun hingga saat ini PDIP masih memasang target tinggi di Pilpres 2014 yakni mengusung capres. Wajar saja karena perolehan suara PDIP di sejumlah survei masih jauh di atas Gerindra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Target PDI Perjuangan adalah mengantarkan salah seorang kader terbaiknya sebagai calon (presiden) dan akhirnya jadi Presiden Republik Indonesia. Dalam soal ini, target kami tidak setengah-setengah," tegas politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko saat dihubungi, Rabu (31/10/12).

Namun Budiman mengatakan partainya tetap mengapresiasi Gerindra yang terpikat dengan pesona politik putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut . Menurutnya dengan begitu Puan Maharani yang saat ini menjabat Ketua DPP PDIP dianggap memiliki integritas tinggi sehingga dianggap layak sebagai cawapres.

"Tentu kami mengapresiasi jika ada tokoh partai lain menghargai salah seorang kader PDI Perjuangan dengan menganggapnya layak sebagai cawapres," lanjutnya.

Politikus yang juga menjabat sebagai anggota komisi II DPR ini menambahkan, target mengusung capres ini didasarkan pada keputusan kongres PDIP sehingga harus terus diperjuangkan.

"Karena memang itu yang jadi amanat Kongres PDI Perjuangan. Kalau sejak awal PDI Perjuangan menurunkan target partai kami hanya pada tingkat sebagai wapres, tentu itu bertentangan dengan amanat kongres," imbuhnya.

(van/van)


Berita Terkait