"Rencananya pekan depan, bisa hari Senin (5/11), Selasa (6/11) atau Kamis (8/11)," kata Ketua BK, M Prakosa, kepada detikcom, Rabu (31/10/2012).
Prakosa mengatakan, selain nama-nama anggota DPR 'tukang palak', BK juga akan meminta nama-nama pihak BUMN yang menjadi rekan kongkalikong. BK juga akan menggali modus permintaan upeti itu dari keterangan Dahlan Iskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan ungkap semuanya," tambah politikus PDIP Perjuangan itu.
Wakil Ketua BK, Siswono, juga telah mengamini pernyataan Prakosa. Menurut dia BK berkepentingan menjaga kehormatan DPR. Sehingga BK merasa perlu mengetahui siapa nama oknum DPR yang meminta jatah dari BUMN dan kementerian.
"Kalau ada anggota DPR yang disinyalir Pak Dahlan Iskan itu memang harus jelas dibuka saja supaya tidak menimbulkan fitnah," kata Siswono.
(tor/nrl)











































