"Sudah sehat, sudah baik. Ini tinggal besok buka perbannya, dicek lagi kondisinya. Setelah itu baru digips, biar tulangnya stabil. Kemudian baru dibuka," ujar perawat RS Tarakan, Roy, yang menangani Sofia di RS Tarakan, Jalan Kiai Caringin, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Roy mengatakan Sofia harus rawat inap dan belum tahu kapan bisa pulang. Sementara sang bocah, terus merengek kepada ibundanya, Dina (30).
Dina menanggapi dengan sabar rengekan buah hatinya. "Iya ya sayang, iya sayang. Mas ini sudah bisa dikasih Aqua belum?" tanya Dina pada perawat.
"Kalau mau dikasih minum pakai sedotan ya, kalau langsung kesedak," jawab perawat.
Sofia yang kaki kanannya tampak diperban kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap dari UGD.
Di RSUD, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jakarta Pusat Kompol Aslan S menerangkan semula Sofia bersama orangtuanya sedang jalan-jalan di Metro Tanah Abang. Namun kecelakaan terjadi ketika Sofia naik eskalator.
"Pada jam 12.30 WIB korban bersama orangtuanya suami-istri lagi jalan-jalan di Tanah Abang. Digendong bapaknya pas naik eskalator. Tahu-tahu kesangkut kakinya," jelasnya.
(nwk/nrl)











































