Demo Tolak Tambang Emas di Tapsel Sumut, Warga Bakar Kantor Camat

Demo Tolak Tambang Emas di Tapsel Sumut, Warga Bakar Kantor Camat

Khairul Ikhwan - detikNews
Selasa, 30 Okt 2012 17:29 WIB
Demo Tolak Tambang Emas di Tapsel Sumut, Warga Bakar Kantor Camat
Massa merusak fasilitas dan membakar mobil serta kantor camat (khairul ikhwan/detikcom)
Medan - Aksi demo penolakan tambang emas di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) berlangsung ricuh. Selain membakar mobil, massa juga membakar Kantor Camat Muara Batang Toru.

Kantor Camat Muara Batang Toru yang berada di Desa Hutaraja, hangus setelah dibakar sekelompok warga, Selasa (30/10/2012). Warga yang marah juga merusak fasilitas yang ada di sekitarnya.

"Rumah dinas camat juga dibakar siang tadi. Kedua bangunan itu rata dengan tanah sekarang," kata B Lubis, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kejadian, kata Lubis, ada pegawai yang sedang berada di dalam kantor camat, tetapi melihat massa yang datang mencapai ribuan, sebagian memilih menyelamatkan diri. Kondisi kantor dan rumah yang kosong menjadi salah satu pemicu pembakaran itu.

Aksi warga terhenti setelah polisi datang ke lokasi dan mengamankan situasi. Sejauh ini belum diperoleh laporan pelaku yang diamankan polisi.

Aksi demo masyarakat Kecamatan Muara Batang Toru dan Kecamatan Batang Toru hari ini untuk menolak kehadiran perusahaan tambang emas PT Agincourt Resources, anak perusahaan G-Resources Group Ltd.

Sebelumnya, massa yang jumlahnya ribuan membakar ban bekas saat memblokir jalan Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Sibolga dengan Tapsel tersebut. Kemudian mereka merangsek ke arah Kantor Camat dan Polsek Batangtoru. Tidak tahu siapa yang memulai, massa kemudian membakar mobil di depan kantor camat, dan juga merusak mobil di depan kantor polsek. Sejumlah sepeda motor juga dirusak massa.

(rul/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini