SMS Inisial Anggota DPR 'Pemalak', FPD Lakukan Penyelidikan Internal

SMS Inisial Anggota DPR 'Pemalak', FPD Lakukan Penyelidikan Internal

Danu Mahardika - detikNews
Selasa, 30 Okt 2012 15:44 WIB
SMS Inisial Anggota DPR Pemalak, FPD Lakukan Penyelidikan Internal
Jakarta - Pagi ini beredar pesan singkat yang membeberkan inisial nama anggota DPR yang melakukan pemerasan terhadap BUMN. FPD DPR mengambil langkah cepat, melakukan penyelidikan internal.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Nurhayati Ali Assegaf mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap beberapa inisial nama yang disebut berasal dari FPD.

"Kita juga akan mencari tahu kira-kira siapa-siapa yang dimaksud ini. Kita akan melakukan penyelidikan internal," jelasnya dalam jumpa pers di ruang FPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/10/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nurhayati menegaskan jika ada kader fraksinya yang terbukti melakukan pemerasan ini maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas. Yang bersangkutan akan segera dicopot keanggotaannya dari FPD.

"Tentunya kami akan panggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. Apabila terbukti akan diberikan sanksi PAW (Pergantian Antar Waktu)," lanjutnya.

Untuk langkah kedepannya, Nurhayati menjelaskan akan segera berkordinasi dengan seluruh anggota fraksinya dan mengingatkan mereka agar lebih disiplin lagi menjalankan tugasnya di komisi masing-masing.

"Ini kita lakukan terus menerus. Mengingatkan semua anggota di masing-masing komisi untuk lebih disiplin," pungkasnya.

Sebelumnya telah beredar SMS gelap yang mengatasnamakan Humas BUMN sebagai sumbernya. SMS tersebut berbunyi :

"Ini Inisial Anggota DPR RI yg memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS (Golkar) PM, EV, CK (PDIP) AR, IR, SUR ( PKS) FA (HANURA) ALM, NAS, (PAN) JA, SG, MJ (PD) MUZ (GERINDRA) Info: Humas BUMN."

Pihak Humas BUMN sendiri telah membantah keras bahwa mereka yang menyebar sms ini. "Kami tidak pernah menyebarkan SMS tersebut. Kami tidak mau hubungan dengan DPR yang semakin kondusif menjadi hancur akibat SMS tersebut," tegas Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini