Pembahasan RUU TNI Molor

Pembahasan RUU TNI Molor

- detikNews
Selasa, 14 Sep 2004 18:17 WIB
Jakarta - Rapat kerja RUU TNI antara pemerintah dan komisi I DPR kembali ditunda. Akibatnya, RUU TNI yang dijadwalkan dibawa ke Panja Jumat (10/9/2004)kemarin batal.Pembahasan RUU TNI yang dijadwalkan Selasa (14/9/2004) ditunda karena anggota DPR RI masih harus mengikuti Rapat Paripurna. Selanjutnya, pembahasan diusulkan dilanjutkan malam ini dibatalkan karena mendagri sebagai salah satu wakil pemerintah harus mengikuti dialog capres yang digelar di KPU pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, Kamis (9/9/2004) raker RUU ditunda karena terjadi peledakan bom di Kedubes Australia. RUU TNI akhirnya dijadwalkan dibawa ke Panja pada Jumat (17/9/2004)."Saya tidak tahu apa masih mungkin selesai sesuai jadwal atau tidak karena Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) baru sampai 120 dari 370 DIM. Perjalanan masih panjang, saya tidak bilang optimis bisa selesai karena perdebatan banyak yang terjadi pada hal-hal yang mendasar. Jadi sebenarnya tidak harus dipaksakan selesai, tergantung seberapa akomodatif pemerintah dan seberapa lentur fraksi menyesuaikan permintaan pemerintah," papar Wakil Ketua Komisi I Amris Hasan di DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/9/2004).Hal berbeda disampaikan Sekjen Dephan Suprihadi yang masih optimistis RUU TNI selesai sesuai jadwal. "Saya masih optimis bisa selesai karena hal yang sangat penting sekali sudah diperdebatkan sehingga hal yang prinsipil akan lebih mudah diselesaikan," ujarnya."Kalau ditunda, saya yakin DPR yang akan datang tahun pertama tidak mampu menyelesaikan karena mereka belum memahami tugas TNI. Kerugiaannya, TNI tidak punya pedoman untuk malaksanakan tugas," imbuhnya. (aan/)


Berita Terkait