Penculikan diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.15 Wita, Selasa (30/10/2012). Saat itu, sang bayi berada di ruang perawatan Pinang, Kelas III kamar 2.
Dari keterangan Ratnawati, sang nenek bayi malang tersebut pada anggota Polsek Tamalanrea, menyebutkan pada pukul 03.00 dini hari tadi, ia terbangun. Ia masih melihat sang bayi di sampingnya. Namun saat ia terbangun kembali pada pukul 04.30, ia kaget karena cucunya sudah tidak ada lagi di sampingnya.
Selain Ratnawati, polisi juga memintai keterangan bidan bernama Andila. Andila mengaku sekitar pukul 04.00, ia masih melihat bayi tersebut. Namun, saat ia kembali mengontrol pada pukul 05.00, ia sudah tidak melihat bayi tersebut. Andila pun langsung menghubungi petugas Satpam rumah sakit untuk melaporkan peristiwa kehilangan bayi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pihak RS Wahidin Sudirohusodo belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa penculikan bayi di rumah sakitnya.
"Kami masih rapat membahas kasus ini, nanti kami sampaikan kalau sudah selesai," ujar Direktur RS Wahidin, Prof DR. Kadir Sp.THT melalui SMS kepada detikcom.
(mna/trw)











































