Peristiwa perampokan terjadi pada Minggu (28/10) pukul 20.30 WIB. Ratna menderita kerugian uang Rp 6 juta dan 3 ponsel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto menuturkan korban naik taksi dari McDonald's, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sopir taksi berulah saat mobil tiba di sekitar Bundaran Pondok Indah.
"Kejadian terjadi di Bundaran Pondok Indah ke arah Terogong, hampir mirip kejadiannya dengan (peristiwa) beberapa waktu lalu," ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Menurut Rikwanto, saat di lokasi kejadian sopir taksi memberhentikan mobilnya dan ada tiga laki-laki langsung naik ke dalam.
"Di dalam para pelaku langsung memegang tangan korban, dan memukul bagian muka korban," kata Rikwanto.
Setelah itu, para pelaku meminta kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) korban untuk mengambil duit di salah satu bank di wilayah tersebut.
"Dari ATM uang diambil Rp 6 juta dan 3 buah handphone. Setelah sampai di wilayah Simatupang korban diturunkan, dan para pelaku kabur ke arah Lebak Bulus," terang Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, dari keterangan korban, taksi yang ditumpangi adalah taksi berwarna putih dan sang sopir berlogat khas Sumatera.
"Secara lisan sudah ditanyakan ke pool taksinya. Dicari yang logatnya Sumatera tapi banyak sopirnya yang dari Sumatera," tutur Rikwanto.
Sebelumnya, Michelle Widyawati (24) dan ibunya dirampok di dalam taksi di rute Pondok Indah-Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada hari yang sama yakni Sabtu (27/10) pukul 22.00 WIB. Total kerugian Michelle dan ibunya mencapai Rp 35 juta. Michelle juga naik taksi warna putih, namun namanya berbeda dengan taksi yang dipakai Ratna.
(nwy/nrl)











































