"Setiap daerah tidak bisa membangun sendiri, harus ada kerjasama antar daerah dan antar jenjang pemerintahan. Adanya kemitraan dan keterbukaan akan menimbulkan kerjasama antar daerah. Tidak mungkin Jakarta bisa menyelesaikan masalahnya sendiri," kata pengamat perkotaan, Yayat Supriyatna, kepada detikcom, Selasa (30/10).
Menurut Yayat, selama ini peran dari Badan Kerjasama Pembangunan Daerah (BPKD) belum optimal. Seharusnya melalui lembaga itulah, antar daerah bisa saling belajar dan mengisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikonfirmasi terpisah, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zahro, Selasa (30/10), mengatakan kerjasama tersebut penting untuk membahas potensi dan kelebihan daerah masing-masing. Sehingga hubungan yang terjalin adalah hubungan yang saling menguntungkan.
"Kerjasama bisa terjadi jika ada keuntungan bersama, ada mutualisme. Saya perhatikan Jokowi tidak terlalu sulit membuka kanal-kanal kerjasama (dengan daerah di sebelahnya)," kata Siti.
(mok/mok)











































