"Mau ditambahi 17 km, masih Desember tahun ini. Jadi rancangannya saja dulu," ujar Jokowi usai melakukan peninjauan di beberapa wilayah, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
Selain itu dia juga mengungkapkan mengenai hasil JJS alias jalan-jalan sore yang dilakukannya hari ini di beberapa wilayah Jakarta seperti Taman Ayodya, Jakarta Selatan dan sekitar Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Menurutnya wilayah-wilayah tersebut mempunyai potensi untuk dijadikan sebuah wilayah yang mempunyai ruang publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dia juga menilai penataan di Kota Tua, Jakarta Barat juga akan segera dilakukan. Menurutnya penataan di tempat tersebut bisa menjadi lebih gampang karena fasilitas pendukung yang diperlukan untuk menjadi sebuah ruang publik sudah ada.
"Kalau Kota Tua hampir tiap hari saya ke sana. Di sana praktis semuanya juga ada di situ, mulai pedagang kaki lima dan lain-lain. Seperti di Thamrin tadi didukung dengan adanya plaza. Plaza itu pasti ikut memperbaiki area itu," terangnya.
Jokowi menambahkan hasil dari pantaunnya hari ini akan digunakan sebagai bahan untuk melakukan presentasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu. Mereka sebelumnya pernah bertemu untuk membuat konsep Jakarta yang memiliki ruang publik menyerupai Orchard Road di Singapura.
"Kan tadi sudah peninjauanya, setidaknya sudah tahu, sudah dilakukan peninjauan. Ya jadi pemaparan lebih gampang," ucapnya.
(riz/nwk)










































