"Kalau dari suku, Ical kan orang Sumatera, tentu lebih baik tokoh dari Jawa, atau yang latar belakangnya militer," kata Akbar di sela-sela Rapimnas IV Golkar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Akbar memang tak menyebut secara spesifik siapa figur yang dia maksud. Namun ada dua nama yang memenuhi kriteria itu, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono X dan KSAD Jenderal Pramono Edhie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akbar mengatakan, selain memikirkan soal capres, Ical sebaiknya juga fokus untuk terus mengupayakan peningkatan elektabilitas. Kader Golkar juga harus membantu Ical meningkatkan elektabilitas.
"Ini tuntutan bagaimana memberikan dukungan supaya elektabilitasnya naik," imbuh mantan Ketua DPR itu.
(tor/rmd)










































