"Itu bukan sesuatu yang perlu kita risaukan. Ini orang yang tak usah ditanggapi serius, wong itu ditempel di pohon. Oknum-oknum tidak jelas, dan kita minta Malaysia untuk menindak. Itu hanya segelintir, 2 sampai 3 orang. Itu hanya selebaran iseng ditempel," tutur Muhaimin usai bertemu dengan perwakilan buruh di kantornya, di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Muhaimin mengatakan, dia sudah meminta stafnya untuk menelepon nomor telepon yang ada di iklan tersebut. Namun nomor tersebut tidak bisa dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhaimin juga menyatakan, hal yang paling perlu dikhawatirkan adalah adanya jalur TKI ilegal. Dia pun meminta para calon TKI agar mengikuti prosedur yang ada.
"Ya sebetulnya yang paling parah itu kan keberangkatan secara ilegal. Sehingga membuat pasar gelap," papar Ketua Umum PKB ini.
(/nwk)










































