Lagi, Bom Mobil Tewaskan 27 Orang di Irak
Selasa, 14 Sep 2004 16:04 WIB
Jakarta - Irak kembali diguncang ledakan bom. Sebuah bom mobil meledak di dekat kantor polisi di ibukota Baghdad, Selasa pagi waktu setempat. Sedikitnya 27 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden itu.Demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan Irak, Saad Al-Amili seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (14/9/2004).Ledakan bom juga menimbulkan kerusakan parah pada toko-toko dan bangunan sekitar. Sebanyak sepuluh mobil yang diparkir di dekat kantor polisi hancur total. Tim paramedis mengumpulkan potongan-potongan tubuh manusia yang tersebar di lokasi untuk diidentifikasi.Serangan bom ini terjadi di dekat kantor polisi di Haifa Street, sebuah kawasan di Baghdad yang telah menjadi lokasi pertempuran-pertempuran ganas antara pasukan AS dan gerilyawan Irak. Pengeboman terjadi ketika lusinan orang tengah mendaftar untuk bergabung ke Kepolisian Irak.Massa yang marah atas kejadian ini berkumpul di dekat lokasi ledakan. Warga mengecam pasukan AS dan pemerintah interim Irak pimpinan Ayad Allawi karena gagal melindungi pusat rekrutmen Kepolisian. "Saya menyalahkan pemerintahan Ayad Allawi atas apa yang terjadi karena mereka tidak mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan," ujar warga Irak, Ali Abul-Amir yang ikut antri untuk mendaftar. Ia lolos dari peristiwa maut itu karena dirinya sedang pergi ke pojok kantor polisi untuk membeli minuman ketika bom meledak.Kantor polisi Irak kerap dijadikan target serangan militan. Seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom mobil di depan sekolah akademi polisi di kota Kirkuk, Irak Utara awal bulan ini. Akibatnya, setidaknya 20 orang tewas dan 36 lainnya luka-luka dalam serangan itu.
(ita/)











































