"Presiden Yudhoyono juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris, David Cameron. Pertemuan-pertemuan lainnya yang telah dijadwalkan meliputi pertemuan dengan Prince of Wales, Pangeran Charles, Ketua Partai Liberal Demokrat, Nick Clegg dan Pimpinan Oposisi, Ed Miliband," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam rilisnya, Senin (29/10/2012).
Faizasyah mengatakan Presiden SBY juga akan menyampaikan pidato di beberapa forum, termasuk di antaranya di hadapan All-Party Parliamentary Group on Indonesia, Royal College for Defence Studies, dan Wilton Park. Presiden SBY juga dijadwalkan akan menghadiri pertemuan Co-Chairs High Level Panel on Post-MDGs dengan para anggota panel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan ke London, Inggris berlangsung 30 Oktober hingga 3 November. Kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Inggris atas undangan Ratu Elizabeth II diharapkan akan semakin meningkatkan kerjasama kedua negara, baik secara bilateral maupun dalam konteks upaya bersama menyikapi berbagai isu global.
"Pada saat kunjungan PM Inggris David Cameron ke Jakarta bulan April 2012, telah disepakati bahwa pengembangan kerjasama bilateral akan difokuskan pada 5 bidang prioritas sebagai berikut: perdagangan, investasi, pendidikan, lingkungan hidup, serta demokrasi dan kerjasama antar-agama," tutur Faizasyah.
Selanjutnya, Presiden beserta Ibu Negara akan melanjutkan perjalanan ke Vientiane, Laos dalam rangka kunjungan kenegaraan dan menghadiri KTT ke-9 Asia-Europe Meeting (ASEM). Kunjungan berlngsung pada 3-6 November 2012.
Kunjungan kenegaraan Presiden SBY ke Laos dilakukan atas undangan Presiden Laos, YM Choummaly. Kunjungan kenegaraan ini dirangkaikan dengan kehadiran Presiden SBY di KTT ASEM ke-9.
"Kehadiran Presiden RI di KTT ke-9 ASEM merupakan bentuk partisipasi aktif Indonesia dalam meningkatkan kerjasama antarkawasan Asia dan Eropa. Dengan tema 'Friends for Peace, Partners for Prosperity', negara-negara peserta diharapkan akan dapat membahas upaya bersama dalam mengatasi berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama saat ini, utamanya krisis ekonomi global,” ungkapnya.
"Kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Laos diharapkan dapat meningkatkan hubungan bilateral RI-Laos di berbagai bidang serta dalam memajukan kepentingan bersama di kawasan, khususnya melalui ASEAN," lanjutnya.
Di sela-sela KTT ASEM, lanjut Faizasyah, Presiden SBY dijadwalkan akan menghadiri Asia Europe Business Forum ke-13, dan melakukan beberapa pertemuan bilateral, termasuk diantaranya dengan Presiden Perancis François Hollande. Presiden SBY dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono beserta rombongan direncanakan kembali ke Tanah Air pada hari Selasa, 6 November 2012.
(ega/rmd)










































