Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut penyelesaian penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2013. Penyusunan KUAPPAS ini diperlukan untuk pembahasan RAPBD 2013.
"Iya memang belum dibahas. Baru KUAPPAS. APBD-nya belum," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kepada wartawan yang mencegatnya usai memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda di lapangan Monas, Senin (29/10/2012).
Jokowi mengatakan pihaknya terus berupaya dengan segera menyelesaikan penyusunan KUAPPAS agar APBD 2013 nanti lebih fokus dan efisien. Jokowi mengisyaratkan akan memangkas sejumlah mata anggaran kegiatan dalam APBN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Jokowi menyatakan belum bisa memastikan berapa jumlah APBD yang akan direncanakannya untuk tahun 2013. Jokowi memperkirakan nilainya tidak akan beda jauh dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2012 sebesar Rp 41,3 triliun.
"Belum (nilai APBD 2013). Belum lah, baru sampai pada KUAPPAS. Rp 40 (triliun) lebih sedikit. Baru saya garap terus siang malam," kata Jokowi, Senin (22/10) lalu.
Untuk diketahui, nilai APBD DKI tahun 2012 sebesar Rp 41,3 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari APBD DKI tahun 2011 yang sebesar Rp 27,95 triliun.
(rmd/nwk)










































