Menbudpar: Bom Kedubes Tak Pengaruhi Jumlah Wisatawan

Menbudpar: Bom Kedubes Tak Pengaruhi Jumlah Wisatawan

- detikNews
Selasa, 14 Sep 2004 13:59 WIB
Jakarta - Tragedi peledakan bom di depan Kedubes Australia tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Jumlah wisatawan justru meningkat meski ada travel warning dari beberapa negara.Demikian disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika di Hotel Sari Pan Pasifik di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (14/9/2004)"Dari yang diperkirakan orang, seolah-olah tragedi bom Kuningan menyebabkan tidak ada wisatawan yang datang kembali ke Indonesia atau berduyun-duyun pergi meninggalkan Indonesia. Fakta mengenai itu tidak ada. Contohnya di Bali, kunjungan tetap normal. Sedangkan, di Jakarta meski ada pergerakan namun tidak signifikan dan masih dalam batas wajar," ungkap Ardika.Mengenai travel warning, menurut dia, merupakan hak dari pemerintah yang bersangkutan untuk memberikan atau mengingatkan warga negaranya. "Namun masing-masing warga negara mempunyai hak untuk berkunjung ke negara lain. Contohnya Australia, pasca bom di Kuningan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia malah naik," papar Ardika.Ardika mengacu pada data pada 9 September 2004, jumlah wisatawan yang ke Bali mencapai 721 orang. Sedangkan, 10 September naik menjadi 1.128 orang dan pada 11 September menjadi 1.245 orang."Menghadapi bom di Kuningan, kita tidak perlu mengubah strategi dasar. Kita tetap pada program sebelumnya yaitu ekspansi dasar. Jadi tetap membangun pariwisata yang berbasis pariwisata inti rakyat," tandas Ardika. Hal berbeda disampaikan Ketua Perhimpunan Pengusaha dan Hotel Indonesia Yanti Sukamdani, yang mengatakan jumlah pengunjung hotel mengalami penurunan hingga 10 persen sampai 20 persen pasca bom Kuningan. (aan/)


Berita Terkait