Polisi Amankan 1 Tas dari Kos Pasutri Terduga Teroris di Bogor

Polisi Amankan 1 Tas dari Kos Pasutri Terduga Teroris di Bogor

- detikNews
Minggu, 28 Okt 2012 19:17 WIB
Polisi Amankan 1 Tas dari Kos Pasutri Terduga Teroris di Bogor
Foto: rafik maeilana/detikcom
Bogor - - Tim Puslabfor Mabes Polri mengamankan 1 tas usai menggeledah kos pasutri terduga teroris, Mikoyosuta dan Khaerunisa. Diduga tas tersebut berisi buku-buku dan data.

Penggeledahan sendiri berlangsung di Jalan Kapten Yusuf, Ciapus, Kampung Cikaret Bawah RT 1 RW 2, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (28/10/2012).

Usai menggeledah, 5 petugas menenteng 1 tas dari dalam kamar tersebut. "Cuma buku-buku saja yang diamankan," kata Kabag Ops Polres Bogor Kota, Kompol Syahroni kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Puslabfor Mabes Polri mendatangi rumah terduga teroris Emirat Berlian Nusantara alias Bebey (22) di Kampung Neglasari RT 01 RW 04, Desa Leuwimekar dan rumah Zaenudin (23) di Kampung Dahu RT 04 RW 05, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Tim dipimpin AKBP Ali dan memeriksa rumah Ebey sekitar pukul 12.50 WIB. Kemudian pemeriksaan dilanjutkan ke rumah Zaenudin. Tim mengamankan sejumlah buku panduan di dua rumah tersebut.

Usai memeriksa dua lokasi tersebut, petugas Labfor menggelar olah TKP di saung yang diduga dijadikan tempat oleh pelaku untuk merakit bom. Dalam olah TKP di saung terletak di atas Gunung Suling Ciangsana, Desa Barengkok itu tim mengamankan sejumlah botol dan kayu.

Sekitar pukul 14.50 WIB olah TKP selesai, tim Labfor kemudian menuju lokasi rumah kontrakan terduga teroris di Cikaret, Kota Bogor. "Iya, selesai dari sini mereka langsung menuju Cikaret Kota Bogor untuk melakukan olah TKP di sana," kata Kapolsek Leuwiliang, Kompol Djoemangin.

Polsek Leuwiliang menerjunkan sebanyak 12 personelnya dan dibantu aparat dari Koramil. "Untuk pengamanan, kami terjunkan 12 anggota Polsek dan dibantu aparat dari Koramil," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris, Sabtu (27/10/2012). Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti peluru berkaliber 5,56 milimeter, serbuk yang diduga bahan peledak, serta sejumlah hard disk dan CPU.

(try/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads