"Akan melakukan pembaharuan mekanisme dan prosedur mulai dari caleg DPR, provinsi, dan ke bawah," ujar Sekretaris Panitia Rapimnas IV Golkar, Syamsul dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2012).
Selain itu, Rapimnas IV ini juga akan membahas masalah pemenangan Pemilu 2014. Termasuk di dalamnya tentang kebijakan di bidang Pemilu, langkah-langkah partai ke depan mengengai pemilu legislatif dan presiden. "Menetapkan prediksi target kuantitatif untuk DPR, misalnya. Di dapil mana saja itu akan dianalisis melalui kebijakan pemenangan Pemilu," lanjut Syamsul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan tentu akan disahkan dalam Rapim sebagai dokumen resmi partai, tapi ini belum final. Masih membutuhkan masukan-masukan dari berbagai pihak seperti akademisi, masyarakat termasuk juga insan pers, sehingga betul-betul mencerminkan keinginan bangsa Indonesia," tuturnya.
Poin terakhir yang akan dibahas di dalam Rapim IV Golkar ini adalah mengenai analisis dan pandangan partai mengenai isu-isu yang terjadi saat ini. "Analisis dan pandangan partai dalam bentuk pernyataan politik, ekonomi, hukum dan sebagainya mengenai isu-isu saat ini," kata Syamsul.
Selain keempat masalah di atas, Rapim IV Golkar juga akan membahas mengenai regenerasi kader partai. Salah satunya adalah alokasi 30 persen untuk perempuan dan kaum muda.
"Yang diutamakan bagi kita siapapun yang menjadi caleg harus melalui mekanisme orientasi dan penugasan fungsionaris. Ada 1840 alumni. Bisa dari mana saja yang penting anggota Golkar yang ikut fungsionaris," tutup Syamsul.
(sip/mad)











































