Aksi tersebut dilakukan dua kelompok berbeda. Deklarasi anti tawuran dihelat di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, sedangkan long march dilakukan dari GOR Pajajaran hingga Balaikota, Minggu (28/10/2012).
Di Lapangan Sempur, massa mengekspresikan aksinya dengan menari Gangnam Style sebagai simbol pentingnya pemuda berkarya daripada tawuran. "Pemuda ini harapan bangsa. Kita berkumpul untuk menyerukan anti tawuran dan memperingati hari Sumpah Pemuda," kata Ketua Masyarakat Cinta Bogor, Bagus Karyanegara saat ditemui detikcom di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain long march, mereka juga mengumpulkan buku-buku tentang pendidikan. "Aksi ini sebagai bentuk konkret terhadap peringatan Sumpah Pemuda. Buku-buku akan kita bagikan ke sekolah yang minim fasilitas," ujar Ketua Paguyuban Bogor, Bima Arya saat ditemui detikcom di GOR Pajajaran Bogor.
(trw/trw)










































