Pantauan detikcom, awalnya para penerjun menaiki pesawat Cassa 212, lalu di ketinggian 6.000 kaki mereka mulai beraksi dan melompat bergantian ke langit Mega Kuningan.
Aksi ini dilakukan sekitar pukul 08.50 WIB. Mereka berputar-putar di angkasa dengan kostum yang berwarna warni melewati gedung-gedung di kawasan Mega Kuningan. Salah satu penerjun melayang sambil membawa bendera merah putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden kecil sempat terjadi yaitu seorang peterjun salah mendarat dan menabrak seorang polisi yang sedang berjaga di pinggir lapangan. Penerjun tersebut lalu dibawa ambulance ke RS terdekat. Mereka hanya mengalami luka ringan. Sang penerjun langsung ke lokasi pendaratan setelah mendapat perawatan.
"Ini dalam rangka sumpah pemuda. Kita sengaja milih (lokasi mendarat) dalam kota Jakarta untuk menunjukan pada generasi muda bahwa ada olahraga terjun payung ini yang lebih bermanfaat daripada balap motor liar atau pakai narkoba," ujar Pembina Komunitas, Audie Latuheru di lokasi, Minggu (28/10/2012).
Komunitas ini sendiri adalah gabungan dari beberapa klub terjun payung dari berbagai kesatuan seperti angkatan darat (AD), angkatan laut (AL), bea cukai, dan komunitas sipil.
(mad/fjp)











































