Wakil Sekjen Golkar, Nurul Arifin mengatakan ada 4 agenda utama Rapimnas yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta. "Membahas mekanisme pencalegan, mekanisme rekrutmen cawapres, launching blue print pembangunan Partai Golkar hingga tahun 2045 dan pernyataan politik Partai Golkar," kata Nurul kepada detikcom, Sabtu (27/10/2012) malam.
Meski partai akan menetapkan mekanisme rekrutmen cawapres, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Ical yang juga Ketum Partai Golkar.
"Mekanismenya menampung masukan dari semua unsur di Partai Golkar tapi keputusan akhir ada di Ketum," terang Nurul.
Siapa tokoh yang akan dipinang Ical menjadi pendampingnya, hingga kini belum diketahui. Dalam sejumlah kesempatan, Ical hanya menegaskan cawapres yang akan dipilihnya harus populer dan memiliki kompetensi membantu jalannya pemerintahan.
"Calonnya banyak, ada beberapa, terutama yang diusulkan oleh daerah. Usulan dari kalimantan Timur, itu adalah Pak Pramono Edhie. Usulan dari Jawa Timur Pak Sukarwo, dari kalangan kaukus perempuan itu Khofifah (Indar Parawansa), dari Yogya Sultan, kemudian ada juga Pak Mahfud," ujar Ical Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Oktober lalu.
Namun, nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Pramono Edhie Wibowo belakangan yang paling dikaitkan dengan pencalonan Ical. Mengenai kans maju di Pilpres, Pramono Edhie mengaku belum memikirkannya.
"Saya ingin tetap pada komitmen awal, saya KSAD dan hanya akan memikirkan Angkatan Darat," kata Pramono Edhiedi Mabes AD, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus.
(/)











































