Nurhasan Karang Cerita Perampokan Modus 'Tanya Alamat' di Bekasi

Nurhasan Karang Cerita Perampokan Modus 'Tanya Alamat' di Bekasi

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 27 Okt 2012 08:08 WIB
Jakarta - Nurhasan mengaku dirampok kawanan bersenjata tajam saat hendak menyetor uang ke bank di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Rabu (24/10) lalu. Namun peristiwa perampokan uang Rp 99 juta itu rupanya hanya karangan Nurhasan semata.

Kapolsek Pondok Gede AKP Darmawan Karosekali mengatakan pihaknya langsung mengamankan Nurhasan setelah ketahuan berbohong.

"Dia sudah merekayasa cerita itu. Yang merampok itu ya dia sendiri," kata Darmawan kepada detikcom, Jumat (26/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada petugas, pria yang bekerja sebagi office boy (OB) sebuah perusahaan ini mengaku telah dirampok di depan PT Sinar Baru, Jl Raya Jatibening Estate RT 06 RW 01, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, saat hendak menyetorkan uang perusahaan ke bank. Namun dari hasil penyelidikan, uang itu digelapkannya dan ia mengarang cerita kalau ia telah dirampok.

"Dia menyayat tangannya dan perutnya sendiri, sementara uangnya dititipkan kepada temannya yang ikut jemput dia," jelas dia.

Polisi yang mendapatkan laporan Nurhasan itu kemudian melakukan pengecekan ke TKP. "Dari hasil pengecekan di TKP juga tidak ada saksi yang melihat kejadian itu," katanya.

Petugas kemudian menginterogasi Nurhasan. Nurhasan tidak dapat mengelak lagi ketika polisi menunjukkan bukti-bukti bahwa ia telah memberikan keterangan palsu.

"Siang itu juga kita amankan," tutupnya.

(mei/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini