"Belum ditahan, masih diperiksa di Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (26/10/2012) malam.
Rikwanto mengatakan, pelaku pembawa senjata kelahiran Tegal ini, rencananya akan di tes kejiwaannya. "Rencananya juga mau psikotes, bisa jadi besok tes psikotesnya," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman mengaku senjata rakitan yang dibawanya itu hanya untuk berjaga-jaga untuk melindungi dirinya. Dia akan menakut-nakuti orang yang coba berniat jahat terhadapnya. "Kalau ada orang berniat jahat cukup ditakuti," kata Rikwanto.
Ibunda Sudirman, Taryunah (65), mengatakan anaknya mengalami depresi sejak keluar dari pekerjaannya di sebuah bank di Tegal 4 tahun silam . Kejiwaan Sudirman makin tdak stabil setelah ditinggal mati oleh ayahnya, Suroso, seorang veteran.
Selama ini Sudirman tidak memiliki aktivitas pekerjaan apa pun selain mengurung diri di dalam kamar dan mondar-mandir di sekitar rumah.
โDirman itu memang nggak waras. Apalagi sejak ditinggal mati ayahnya, ia selalu mengurung diri dalam kamar, kalaupun keluar rumah hanya ke musala atau masjid untuk melaksanakan salat,โ tutur Taryunah dalam bahasa Jawa kepada detikcom di rumahnya di Tegal, Jumat (26/10/12) sore.
(ndu/trq)











































