Sapi milik SBY merupakan sapi peranakan ongole asal Jawa. Sapi itu sudah berada di tangan Panitia Masjid Istiqlal sebelum pelaksanaan salat Idul Adha digelar, berdampingan dengan sapi milik Wapres Boediono. Sapi berwarna putih itu memiliki tinggi 168 cm dan berat 1.007 kg.
Panitia Kurban Masjid Istiqlal menentukan sapi SBY menjadi hewan kurban pertama yang akan disembelih. Proses pemotongan sapi itu, terlebih dahulu diawali dengan prosesi memandikan dan membersihkan sapi oleh tiga orang panitia agar sang sapi telihat kinclong. Setelah dipastikan bersih, sapi itu kemudian digiring ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Masjid Istiqlal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lima orang panitia memegangi kepala sapi dengan ikatan tambang berwarna putih. Tiga lainnya memegangi badan sapi, dan sisanya berjaga-jaga kalau-kalau sapi itu mengamuk saat hendak dipotong. Para panitia mengumandangkan takbir sebelum proses penyembelihan dilangsungkan. Hingga kemudian, tiba saatnya satu orang panitia yang tak lain adalah sang jagal, menuntaskan proses pemotongan. Sapi milik Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu berhasil disembelih.
Setelah sapi dipastikan tak bernyawa, perwakilan panitia akhirnya melepas ikatan tali yang melilit kepala dan kaki sapi untuk kemudian digantung, dikuliti dan dipotong menjadi bagian-bagian kecil. SBY berharap daging sapi ini dapat dibagikan kepada orang yang membutuhkan.
"Saya serahkan seekor sapi, dari keluarga kami kepada Masjid Istiqlal. Sekiranya bisa dibagikan kepada yang membutuhkan," ujar SBY pagi tadi.
(iqb/trq)











































