Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan bahwa senjata rakitan buatan Sudirman itu tidak dapat digunakan seperti laiknya senjata api.
"Mekaniknya tidak bisa ditembakkan, tidak berfungsi," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengamatan detikcom, senjata rakitan ala Sudirman ini terbuat dari potongan lempengan besi. Pada bagian bodi laras sepanjang sekitar 20 cm. Potongan lempengan besinya pun terlihat sangat kasar.
Di ujung bodi laras dipasangi gembok kecil yang berfungsi sebagai penarik laras. Gembok itu terikat dengan rangkaian per yang akan menarik pembuka laras sehingga bisa dimasukkan 'peluru' di dalamnya.
'Pelurunya' sendiri terbuat dari besi seperti paku lancip berdiameter 0,5 cm yang biasa digunakan anak punk untuk tindikan.
Kemudian, larasnya sendiri terbuat dari lempengan alumunium dengan dibalut bodi yang terbuat dari lempengan besi.
Terdapat rangka magazen dan magazen pada senjata buatan Sudirman ini. Hanya saja, magazen pada senjata Sudirman ini berisi kertas koran saja.
Kepada petugas, Sudirman mengaku merancang sendiri senjata itu yang terinspirasi dari mainan anak. Lalu apa yang memotivasinya membuat senjata itu? Inilah yang sedang didalami oleh petugas.
(mei/mad)











































