"Sampai pukul 09.00 WIB, sudah ada lima ekor sapi yang disembelih. Semuanya terkena penyakit cacing hati," kata Dokter Hewan Syamsul Anwar, petugas Dinakan Kabupaten Banyumas kepada wartawan, Jumat (26/10/2012).
Menurut dia, untuk mengetahui hati sapi yang terkena cacing itu dilakukan dengan cara memotong bagian hati yang mengeras. Begitu dipotong akan terlihat ada hewan kecil yang bergerak di dalam hati sapi itu. Lalu, hati sapi yang terkena cacing harus dipisahkan untuk dimusnahkan dan diletakkan di ruang tersendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan, jika ada warga yang mengkonsumsi hati sapi yang terkena cacing bisa menimbulkan muntah berkepanjangan sampai di diare. Sebab, penyakit cacing hati sapi bisa menular ke manusia. Selain pemeriksaan di hati sapi, petugas kesehatan di RPH juga memeriksa jeroan melalui paru, dan lainnya. Dikatakan dia, nilai gizi dari hati yang terinveksi cacing juga akan turun.
"Paru, atau jeroan juga diteliti. Bila ada nanahnya, maka dibuang. Semua diperiksa," jelasnya.
Sementara itu menurut Sutrisno, petugas kebersihan di RPH Mersi mengatakan, rata-rata sapi memang diindikasi menderita penyakit cacing hati. Berdasar pengamatan dia, selain di hari Raya Idul Adha, banyak juga ditemukan cacing hati sapi di penyembelihan pada hari biasa.
"Bukan hanya Idul Adha, penyembelihan hari biasa juga banyak ditemukan cacing hati," ungkapnya.
(arb/rvk)











































