Surat Undangan Salah, Komisi VII Panggil Ulang Dahlan Iskan

Surat Undangan Salah, Komisi VII Panggil Ulang Dahlan Iskan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 25 Okt 2012 17:58 WIB
Surat Undangan Salah, Komisi VII Panggil Ulang Dahlan Iskan
Jakarta -

Surat undangan yang dikirim Komisi VII DPR ke Dahlan Iskan ternyata salah. Komisi VII DPR pun membuat surat undangan baru untuk memanggil pria 61 tahun itu ke DPR.

Surat undangan pemanggilan Dahlan Iskan yang diagendakan Rabu (24/10) malam ternyata bertuliskan kepada Menteri BUMN. Padahal Komisi VII DPR memanggil dalam kapasitas Dahlan sebagai mantan Dirut PLN.

"Ada kesalahan di sekretariat. Kita akan undang lagi setelah reses," kata Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana, kepada detikcom, Kamis (25/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutan menuturkan, Dahlan Iskan sebenarnya hanya diundang untuk dimintai klarifikasi. Sutan menegaskan, Dahlan tidak melakukan korupsi.

"Yang namanya temuan, ya kita minta klarifikasi soal pemborosan. Kan kita bisa memaafkan tergantung kepada penjelasannya," katanya.

Rencananya Dahlan Iskan diundang ke Komisi VII DPR semalam. Namun Dahlan tidak memenuhi undangan karena ada kesalahan undangan dan acara lain. Komisi VII DPR mengundang Dahlan meminta verifikasi terkait temuan inefisiensi PLN Rp 37 triliun oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di 2009/2010.

"Saya tidak datang tadi malam karena saya ke Jambi. Di Jambi ngurus sapi," kata Dahlan ketika ditemui usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (25/10/2012).

(van/nrl)


Berita Terkait