Jumlah kabupaten dan provinsi di Indonesia lagi-lagi bertambah. DPR baru saja mengesahkan lima daerah otonom baru. Pengesahan ini disambut suka cita oleh perwakilan masyarakat yang hadir di sidang paripurna DPR.
Pantauan detikcom di ruang sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2012), balkon ruang sidang itu dipenuhi perwakilan masyarakat yang hadir dari Papua, Kalimantan dan Lampung. Perwakilan masyarakat yang rata-rata mengenakan batik itu ingin menyaksikan pengesahan daerah asal mereka menjadi daerah otonom baru.
Mereka menyaksikan pemaparan Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar terkait daerah-daerah yang akan dimekarkan dengan seksama. Mereka bertepuk tangan dan berteriak-teriak saat nama daerahnya disebut oleh Agun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hidup!" teriak perwakilan masyarakat dari Papua menyambut kata-kata Agun.
Peristiwa serupa terjadi saat Agun menyebut pemekaran daerah lain seperti Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kabupaten Pangandaran di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Pesisir Barat di Provinsi Lampung, dan Kabupaten Pegunungan Arfak di Provinsi Papua Barat. Mereka berteriak dan bertepuk tangan dengan antusias saat nama daerahnya disebut.
Usai Agun membacakan laporannya, Ketua DPR Marzuki Alie yang menjadi pimpinan sidang meminta persetujuan fraksi-fraksi. Jawaban setuju setiap fraksi juga diikuti oleh teriakan perwakilan masyarakat.
"Setuju!" seru mereka.
Mereka bertepuk tangan setelah semua fraksi setuju. Anggota DPR yang hadir di ruang sidang sesekali melihat dan melambai ke arah balkon.
(tor/tor)











































