Peristiwa itu terjadi Rabu (24/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah saksi mata sempat melihat beberapa orang menggunakan sepeda motor menuju kantor partai berlambang bulan sabit kembar itu. Pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dan RX-King melemparkan batu dan botol minuman ke kantor tersebut.
"Pelaku kabur setelah melemparkan botol minuman dan di area perkantoran ditemukan kertas yang berisi ancaman," ujar salah seorang saksi yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi, Kamis (25/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PKS Pinang, Jacky, menuturkan dirinya dan beberapa penghuni kantor sedang melaksanakan salat Isya saat insiden pelemparan itu terjadi. Suara yang ditimbulkan akibat lemparan botol itu sontak membuat kaget seisi kantor.
Hingga saat ini aparat kepolisian dari Polresta Tanjung Pinang masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap para saksi terkait insiden itu. Kasatreskrim Polresta Tanjung Pinang AKP Maryon mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Saat ditanya kemungkinan adanya kaitan insiden ini dengan pemilihan Wali Kota Tanjung Pinang yang akan berlangsung 31 Oktober 2012 mendatang, Maryon tak mau berspekulasi.
(trq/trq)











































