Meski pemerintah menetapkan Idul Adha jatuh pada Jumat (26/10) besok, tidak menghalangi tarekat Al Mufarridiyyah untuk melaksanakan keyakinannya. Jamaah ini melaksanakan salat Id hari ini, Kamis (25/10/2012).
Sebanyak 65 jamaah tarekat Al Mufarridiyyah melaksanakan salat Id di Masjid Mufarridiyyah di Jl Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan. Pelaksanaan ibadah ini mendapat penjagaan dari kepolisian dari Polsek Tebet.
Dari penampilannya, tidak ada yang berbeda antara jamaah Al Mufarridiyyah ini dengan muslim pada umumnya. Jamaah laki-laki mengenakan baju koko warna putih, sedangkan jamaah perempuan mengenakan mukena putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saad mengatakan, perbedaan dalam pelaksanaan salat Idul Adha, jangan terlalu dipersoalkan. Menurutnya hal itu memang tergantung pada keyakinan masing-masing.
"Masalah penentuan hari raya itu ini tergantung penentuan masing-masing. Selama ini kita tidak ada konflik baik dengan gereja HKBP di sebelah masjid kita ini atau dengan masjid yang lain," ujar Saad.
Tarekat Mufarridiyyah, lanjut Saad, didirikan di Langkat, Sumut pada 1954. Jamaah yang ada di Tebet ini merupakan salah satu cabangnya saja. Saad mengatakan pada tahun lalu tarekat Mufarridiyyah menggelar salat Idul Adha bersamaan dengan pemerintah.
Setelah menggelar salat Id tarekat ini akan segera melakukan penyembelihan satu ekor sapi di samping masjid. Hewan itu tampak sudah diikat, dan beberapa jamaah lainnya tengah bersiap-siap untuk melakukan penyembelihan.
(/nrl)











































