"Jam 01.00 sampai 06.00 pagi itu waktu operasi mereka. Untuk menempatkan bahan peledak dan kegiatan lainnya. Ini kita indikasi seperti itu," jelas Karopenmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (24/10/12).
Boy mengatakan, Polri juga menduga bahwa kawasan gunung biru di Poso adalah lokasi yang digunakan para teroris untuk melakukan pelatihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menciptakan suasana Poso yang kembali kondusif, Polri tengah melakukan beberapa langkah. Diantaranya mengajak warga untuk mengadakan siskamling. Komunikasi juga sudah dilakukan terhadap para pemuka agama untuk mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
"Kesempatan ini Polri juga mengajak kerjasama masyarakat untuk siskamling dan upaya-upaya preventif. Upaya komunikasi dengan pemuka agama juga dilakukan agar suasana provokasi dapat diantisipasi," tandasnya.
(ega/ega)











































