PDIP Minta Jokowi Rangkul Pihak Swasta Sebagai CSR

PDIP Minta Jokowi Rangkul Pihak Swasta Sebagai CSR

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 24 Okt 2012 16:11 WIB
PDIP Minta Jokowi Rangkul Pihak Swasta Sebagai CSR
Jokowi saat sidak
Jakarta - PDIP mendorong Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merangkul pihak swasta sebagai corporate social responsibility (CSR). Jokowi dinilai perlu bantuan swasta untuk membantunya menambah dana untuk membangun Jakarta.

"Jokowi harus bisa merangkul swasta untuk menjadi CSR yang bisa mem-back up dia. Bagaimana memerlukan ambulance, mobil pemadam kebakaran, dan lainnya. Dia bisa membuka diri secara terbuka, tentunya dengan tujuan yang jelas dan akuntabilitas yang jelas pasti akan banyak pihak mendukung Jokowi," saran Ketua DPP PDIP bidang Kepemudaan, Maruarar Sirait, kepada detikcom, Rabu (24/10/2012).

Maruarar juga mendorong Jokowi segera mengatur APBD yang pro rakyat. Dengan tipologi bottom up yang mengutamakan kepentingan rakyat bawah. Jokowi yang sudah turun langsung ke masyarakat, tentunya tahu persis kebutuhan pembangunan di Jakarta.

"Jokowi bersama Basuki dan DPRD bagaimana membuat postur APBD yang pro rakyat. Program APBD yang tidak top down tapi bottom up. Jadi bottom up ini tidak normatif tapi substantif. Dia kan sudah turun sehari 15 titik, dia tahu gang-gang di Jakarta, harusnya APBD spesifik menjawab itu," katanya.

Dia juga mendorong Jokowi benar-benar mengubah wajah Jakarta. Mengubah wajah Jakarta yang keras menjadi lebih ramah.

"Saya secara khusus mendorong ruang terbuka hijau harus banyak, seperti di Surabaya. Harus banyak taman, banyak orang bermain di taman, dia kan bisa bekerjasama dengan swasta minta partisipasi untuk membuka ruang tebruka hijau. Jakarta ini harus terlihat lebih cool jangan kesannya crowded dan keras," katanya.

Menurutnya, saat ini adalah fase terberat bagi Jokowi. Yakni merealisasikan janji kepada kelas menengah yang telah mendukungnya dalam Pilgub DKI.

"Kelas menengah itu kan kelas independen dalam memilih, dia objektif. Begitu ada harapan dia akan dukung. Jokowi perlu master plan yang jelas. Kelas menengah hanya percaya bukti, Jokowi hanya punya satu pilihan yaitu berhasil, dia pasti paham dengan segala resikonya," tegasnya.

(van/mad)


Berita Terkait