"Dua orang yang terkait ini merupakan orang yang ikut dalam kegiatan-kegiatan pelatihan teror yang saat ini diidentifikasi di lokasi sekitar gunung biru (Poso)," jelas Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (24/10/12).
Dua tersangka ini berinisal I alias S dan AB. Mereka tertangkap dalam razia kendaraan yang dilakukan kepolisian di Poso, Sabtu (20/10/12). Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, tersangka bernama Ibrahim alias Salman dan Abu Bakar.
"(Tertangkap) Dalam razia pada Sabtu lalu itu ada 2 orang. I alias S dan AB. Dua orang itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik dsana," lanjut Boy yang saat itu mengenakan pakaian dinas hariannya.
Dalam penangkapannya, polisi mengamankan barang bukti berupa print out laman internet yang berisi berita tentang 2 anggota polisi yang ditemukan meninggal beberapa waktu lalu
"(Barang bukti) ada printout internet berisi tentang anggota polisi yang ditemukan meninggal," ujarnya
Namun Boy mengatakan, walaupun ditemukan print out berita tersebut, kedua tersangka ini dinyatakan belum ada hubungannya dengan kasus pembunuhan 2 polisi dan juga kasus bom yang terakhir di Poso.
"Sejak kemarin diperiksa lalu jadi tersangka. Kita belum mengaitkan dengan pembunuhan polisi. Baru berkaitan dengan keikutsertaan yang bersangkutan dalam pelatihan teror di Poso," pungkasnya.
(ega/ega)











































